Pengertian,Nama-nama,Sifat-sifat, Macam-macam,Istilah,Fungsi,Cara memfungsikan,Cara mencintai Al-Qur’an & Hadits

Assalamualaikum 🙂


Disini saya akan menjelaskan yang saya tau tentang Al-Qur’an dan Hadits yang diberikan oleh guru saya . Yang saya akan beritau kepada kalian tentang. Apa sih Al-Qur’an itu(?) Apa sih Hadits itu(?) Dan apa saja yang bersangkutan dengan Al-Qur’an & Hadits (?)

Ya, saya akan menjelaskan yang pertama tentang Al-Qur’an yang bersangkutan dengan Al-Qur’an

1. Pengertian Al-Qur’an y➡ Secara bahasa Al-Qur’an berasal dari kata qara’a-yaqra’u-qur’anan yang artinya bacaan atau yang dibaca. Sedangkan menurut istilah ada beberapa pendapat, antara lain : 

      1). Menurut Az-Zarqani, Al-Qur’an adalah lafal yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., dari permulaan surah Al-Fatihah sampai dengan akhir surah An-Nas.

      2). Menurut Abdul Wahab Khalaf, Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara Malaikat Jibril dengan bahasa Arab agar dapat dijadikan sebagai hujjah (dasar) bagi Rasul bahwa beliau benar-benar utusan Allah, menjadi undang-undang bagi manusia, dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada-Nya dan mengandung nilai ibadah bagi yang membacanya.

Menurut jumhur atau mayoritas ‘ulama, Al-Qur’an adalah kalam Allah yang mengandung mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Yang termaktub dalam mushaf-mushaf (lembaran-lembaran) yang disalim dengan jalan mutawātir dan bernilai ibadah bagi yang membacanya.

2. Nama-nama Al-Qur’an dan Alasannya

      a). Al-Qur’an artinya bacaan, karena Al-Qur’an berasal dari kata kerja yang berarti membaca atau yang dibaca

      b). Al-Furqān artinya pembeda, karena Al-Qur’an membedakan antara yang hak dan yang batil. (Lihat Q.S. Al-Baqarāh/2: 185, Q.S. Al-Furqān/25: 1)

  1.       c). Az-Zikr artinya peringatan, ingat, dan mulia. Az-Zikr yang Artinya peringatan, karena Al-Qur’an banyak berisi peringatan-peringatan, baik peringatan agar tidak melakukan kesalahan atau peringatan terhadap orang yang melakukan kesalahan. Az-Zikr yang berarti ingat, karena umat islam senantiasa ingat kepada Allah swt. Dan Az-Zikr yang berarti mulia, karena Al-Qur’an akan mengantarkan manusia pada kemuliaan.

      d). Al-Kitab artinya mengumpulkan, lembaran yang ditulis, ketetapan, hukum, dan kewajiban. Al-Qur’an yang berarti mengumpulkan, karena Al-Qur’an adalah kumpulan dari ayat-ayat dan surah-surah. Al-Kitab yang berarti lembaran yang ditulis, karena Al-Qur’an ditulis agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Al-Kitab yang berarti ketetapan, karena Al-Qur’an mengandung ketetapan-ketetapan dan ketentuan-ketentuan Allah yang harus ditaati oleh umat islam. Al-Kitab yang berarti hukum, karena Al-Qur’an berisi hukum-hukum Allah untuk mengatur kehidupan umat manusia dalam rangka mencapai kebahagiaan hidup didunia dan diakhirat. Al-Kitab yang berarti kewajiban, karena di dalamnya banyak kewajiban yang harus dijalankan oleh umat islam.

        e). At-Tanzil (turun), karena Al-Qur’an adalah kitan yang di turunkan oleh Allah melalui Malaikat Jibril untuk disampaikan kepada Nabi Muhammad saw. Agar dijadikan pedoman dalam mengatur kehidupan umat manusia.

3. Sifat-sifat Al-Qur’an sesuai Fungsinya bagi kehidupan

a). An-Nūr, artinya cahaya. Maksudnya Al-Qur’an berfungsi sebagai penerang dalam kehidupan. (Lihat Q.S. An-Nisā’/4: 174)

b). Hudan, artinya petunjuk. Maksudnya Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia. (Lihat Q.S. Al-Baqarah/2: 185)

c). Rahmat dan syifa, artinya Al-Qur’an berfungsi sebagai rahmat dan syifa. Rahmat artinya segala kebaikan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, sedangkan syifa atau obat adalah penawar hati sehingga mampu membimbing manusia ke arah kebaikan dan kebenaran. (Lihat Q.S. Yūnus/10: 57, Q.S. Al-Isrā’/17: 82)

d). Mau’izah, artinya nasihat atau pelajaran. Maksudnya Al-Qur’an berfungsi sebagai pelajaran dan nasihat bagi manusia. (Lihat Ali ‘Imrān/3: 138)

4. Pengertian Hadits ➡ Hadits secara bahasa berarti sesuatu yang baru (jadīd), yang dekat (qarīb), dan berita (khabar). Menurut istilah, hadits adalah segala sesuatu yang datang dari Nabi Muhammad saw. Baik berupa ucapan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad saw. Semasa hidupnya.

5. Macam-macam Hadits

   a). Hadits dilihat dari segi bentuknya

   1).Hadits qauli, yaitu yang berupa ucapan Nabi Muhammad saw. Baik yang menyangkut urusan kehidupan sehari-hari, nasihat atau perintah, dan larangan.

   2). Hadits fi’il, yaitu hadits yang berisi tentang perbuatan beliau atau perilaku beliau ketika masih hidup yang menyangkut berbagai hal, misalnya masalah shalat, zakat, puasa, dam haji.

   3). Hadits taqiri, yaitu hadits yang berisi tentang ketetapan atau persetujuan Nabi saw. Terhadap perbuatan yang dilakukan oleh sahabat.

   4). Hadits hammi, Hadits yang berupa hasrat atau keinginan Nabi saw. Yang belum terlaksana karena wafat sebelum beliau melaksanakannya.

   5). Hadits qudsi, yaitu hadits yang berupa firman Allah yang diredasikan berasal dari Muhammad saw.

b.Hadits dilihat dari segi kuantitas periwayatnya

  1). Hadits mutawātir, yaitu hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah besar orang yang menurut kebiasaan, mustahil ( tidak mungkin) mereka bersepakat untuk berdusta.

   2). Hadits ahād, yaitu hadits yang diriwayatkan oleh satu, dua, atau beberapa perawi yang jumlah perawinya tidak sebanyak perawi hadits mutawatir.

c. Hadits dilihat dari segi kualitasnya

1). Hadits sahih yaitu hadits yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil, dābit (kuat daya ingatnya), tidak syadz (janggal), dan tidak ber-illat (cacat)

2). Hadits hasan yaitu hadits yang memenuhi persyaratan hadits sahih, tetapi pada hadits hasan, daya ingat perawinya tidak sesempurna perawi hadits sahih.

3). Hadits da’īf yaitu hadits yang tidak memenuhi persyaratan hadits sahih dan hadits hasan sehingga tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan suatu hukum.

6. Istilah-istilah dalam Hadits

a). Rawi yaitu orang yang meriwayatkan hadits dari seseorang dan membukukannya dalam kitab hadits.

b). Sanad yaitu sandaran atau yang dijadikan sumber dari hadits, misalnya dari Anas bin Malik ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda.

c). Matan yaitu perkataan yang disebut setelah sanad atau sabda Nabi saw.

7. Fungsi Diturunkannya Al-Qur’an a). Sumber pokok ajaran islam

a). Sumber pokok ajaran islam

b). Petunjuk bagi manusia

c). Peringatan dan pelajaran bagi manusia

      d). Sebagai penguat dan pengukuh terhadap kebenaran kitab-kitab suci sebelumnya.

8. Fungsi Hadits Terhadap Al-Qur’an

  a. Menjelaskan hukum-hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an , yang meliputi:

   1). Menjelaskan hal-hal yang umum. Seperti, Nabi mengajarkan tata cara wudhu dan shalat.

  2). Membatasi hal-hal yang belum jelas ada batasnya dalam Al-Qur’an. Misalnya, hadits tentang batasan dalam memotong tangan bagi pencuri.

  3). Mengkhususkan hal-hal yang dalam Al-Qur’an masih bersifat umum. Misalnya, hadits yang menjelaskan bahwa yang terkena hukum waris hanya apabila anak dan orang tua adalah seorang muslim.

 b. Menguatkan hukum-hukum yang telah ada dalam Al-Qur’an.

 c. Menetapkan hukum yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an. Misalnya, hadits yang melarang umat islam (yang laki-laki) memakai emas dan sutera.

9. Cara memfungsikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman Hidup

a). Menjadikan Al-Qur’an dan hadits sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

b). Menjadikan Al-Qur’an dan hadits sebagai hakim dalam menyelesaikan masalah kehidupan.

10. Cara mencintai Al-Qur’an dan Hadits

1). Beriman atau percaya pada kebenaran Al-Qur’an dan Hadits.

2). Rajin membaca Al-Qur’an dan hadits dengan memperhatikan adab-adabnya.

3). Belajar arti dan maksud yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadits

4). Mengamalkan Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.

11. Perilaku Orang yang Mencintai Al-Qur’an dan Hadits

1). Semakin bertambah rasa cintanya terhadap Al-Qur’an dan Hadits.

2). Selalu terdorong untuk memahami dan menggali isi Al-Qur’an.

3). Tumbuh semangat untuk selalu membaca dan mendengarkan Al-Qur’an.

4). Selalu menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai dasar dalam menghadapi setiap persoalan kehidupan.

5). Selalu meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah swt.

Advertisements

About ilmuislam316

Nama lengkap saya Assyifa Fitri Mulyana, nama panggilan saya Syifa. Saya sekarang kelas 10 sekolah di SMA Islam An-Nizhomiyah. hobi saya pramuka dan membuat laporan , saya suka dengan teoritis dan ilmiah. Cita - cita saya ingin menjadi seorang penulis.
Link | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s